karena

karena saat kau terjebak hujan di minggu sore sepulang gereja

setelah mampir sana-sini untuk urusan-urusan kecilmu

adalah kebebasan kecil di tengah hidupmu

yang mengejar jumat sore, mengejar minggu pagi

menabung sabtu siang

 

karena ada kecanduan yang tak dapat kau jelaskan pada siapa pun

ada kegelisahan di pagi-pagi menjelang berangkat kerja

saat kau bingung tak bisa memutuskan

ingin membawa buku apa?

 

karena kau tahu tak satu pun buku itu akan kau baca

tak sebaris kalimat pun akan menempel di kepala

tak ada gunanya

 

karena ada kebebasan dalam beberapa menit

saat kau terpenjara dalam ketidakpastian

 

karena novel, puisi, prosa atau travelogue

akan membawa perbedaan yang mendasar

 

karena kau tak bisa lagi memutuskan

bahkan hal-hal yang sepele

 

karena demi sepotong sepi

kau bersedia membayar sekian puluh ribu rupiah untuk sepasang meja dan kursi

serta segelas kopi susu panas yang rasanya tak keruan

 

karena mazmur 65: 1-4 adalah ayat yang kau baca di pagi itu

namun segera kau lupakan sesaat setelah kau berkata

“amin!”

 

karena jemarimu yang kaku adalah hatimu yang menolak membuka diri

terhadap halaman-halaman yang kosong, baris-baris yang baru

 

karena engkau gentar dengan yang baru

tapi juga tak tahu harus berbuat apa dengan yang lama

 

karena jas hujan dengan pelindung kepala

mengingatkanmu kepada hari-hari yang basah dan panjang

mungkin dua puluh tahun yang lalu?

saat hidupmu bukan cuma aspal, beton, dinding-dinding tipis

yang bisa dibongkar dalam semalam,

pendingin udara yang disetel untuk melindungi alat-alat elektronik,

bukan untuk kenyamanan tubuhmu

 

karena engkau terkejut ketika menyadari bahwa kau harus dibantu

film-film, kata-kata, brownies bercampur ganja

hanya agar dapat merasa, agar bisa ingat kembali apa rasanya

saat kau masih bisa merasa

 

karena kau selalu kosong, tak peduli sebanyak apa pun kau menuang puisi,

lagu-lagu, cerita, tusukan jarum, lukas 6:37-42, keletihan tubuhmu

dan malam-malam begadang

 

kau sudah lupa rasanya

saat kau bisa merasa

karena kau lupa bertanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s