Toejoel

Kamu tahu orang yang kerdil itu?

Bukan..bukan, bukan yang tubuhnya kerdil

Tapi jiwanya yang kerdil

 

Ia begitu pesimis, hingga makin terlihat kerdil

Aku iba padanya, atau takut jadi seperti dia

 

Ia hanya sesekali menatap kami-kami yang berdiri tegak

Dari sudut gelap

Karena cahaya sudah tak sadar akan keberadaan dirinya

 

Aku pikir, lebih baik ia mengerdil dan terus mengecil saja

Hingga akhirnya lenyap

 

Mungkin akan hadir ia yang baru

Dan bukan dari sudut gelap itu

 

Semoga saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s