tentang perasaanku tanpamu

jejak yang tertanam dalam pasir semakin lama semakin terkubur bersama tiupan angin barat. sementara angin tak mampu membawa pesan rinduku padamu. jarak yang terbentang diantara kita sepanjang biru kelam samudera, biru langit angkasa, hijau pohon di bebukitan hingga putih salju yang membeku. sementara aku disini dan engkau disana dalam siang yang panjang dan malam yang berisik debur ombak: aku merindukanmu.

sementara aku hanya bisa mengingat-ingat kata-kata yang pernah kau ucapkan, surat yang pernah kau tuliskan, tatapan yang pernah kau berikan, pelukan yang pernah kau balutkan pada tubuh yang dingin ini. aku setengah rapuh tanpamu.

setengahnya lagi mencoba bertahan.

sekuat kaki ini mencoba berlari, tetapi hati ini menuntunnya kembali.*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s