kapas

aku menunggu diriku mendidih di atas panci yang berkerak abadi. tadi malam aku mimpi kamu mengelus pipiku seolah-olah aku orang sakit di drama-drama picisan lalu kamu mencium jidatku sambil tersenyum manis sebelum kamu pergi karena urusan lain lebih penting dariku.

selalu ada perasaan itu ketika bersamamu. perasaan lembut seperti kapas di dalam toples penuh kapas. selalu ada yang membuatku sakit ketika aku sakit. selalu ada wajah-wajah malaikat yang mewakilkan kejahatanmu. jarum-jarum mengobati luka. what doesn’t kill you will kill you later.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s