Dear You, My Man

Kamu bahkan tak tau dan tak akan pernah tau
Sedalam apa palung yang ku gali jauh di bawah sana
Di dalam organ yang terletak di bawah diafragma ini

Kamu bahkan tak tau dan tak akan pernah tau
Sejauh apa perasaan yang ku babat habis
Di dalam pusat sistem saraf ini

Kamu bahkan tak tau dan tak akan pernah tau
Serekat apa aku menutup rapat celah
Di arsy tertinggi ini

Biar canduku hanya aku yang tau

Kamu hanya perlu tau permukaannya:

Aku.Mencintaimu.Dengan.Terlalu.

#dearmyalwaysomegrowler

Drama Tentang Kita

Kata sinetron,

‘Kejar Daku, Kau Ku Tangkap’

 

Beda cerita tentang kisah kita

 

Aku ciptakan judul,

‘Kamu Lari, Aku Tangkap’

 

Sejauh sekilat segila apapun kamu berlari,

karena aku sungguh kecanduan denganmu,

aku akan mengejar menangkap memelukmu erat

 

Namun jika sedang lelah,

aku akan panggil ojek untuk sampai ke tempatmu

 

Atau naga terbang

 

Yang penting sampai

Yang penting tujuan tercapai

 

Just wait there,

and see..

Cemeti Karma

Tidur, bangun, tidur, bangun, bangun terus

Bulubulu di tangan, leher

Bukan karena dicolek dedemit atau kedinginan

 

Sakit

Ngilu

Takut kehilangan

 

Namun tetap harus direguk habis

 

Dingin yang tak perlu diselimuti

Cukup rengkuh aku

Walau aku merasakan sedang direngkuh kepedihan

 

Namun tak apa

Karena memang sedang

Dicambuk oleh karma

 

Hingga rasaku membiru

Dan Ketika Itu

Dan ketika awalmula telah tenggelam tanpa sisa

Tanpa ada yang diingat satu dua pun

Rongga otakku masih menjadi persemayaman memori yang tak bertepi

Ketika rintik hujan mampir mengalir di tempurung kepala kita yang sedang merapat berdua

Berbicara tentang hal ringan yang merangkai tawa

 

Ketika diam menyelimuti tiap kebersamaan yang ada

Menunggu waktu berlari meninggalkan kita berdua yang masih dalam ketermenungan

Berharap waktu cepat bergulir

 

Dan ketika nyaman tak senyaman awalmula..

 

Aku masih sama, seperti ketika itu..

kesempurnaan cinta delta fm (the new delta fm)

tidak semua orang
bisa bersama orang yang tepat
(tidak semua orang bisa dapat supir taksi yang tepat)
kau bersenandung lirih
lalu berhenti

“adakah cinta yang tulus kepadaku…”

orang-orang sarungan
dengan kesempurnaan cinta
pada rasulullah dan
habib2
beberapa orang
memang tinggal di dalam tempurung

“adakah cinta yang tak pernah berakhir?”

aku tidak berminat dengan langit
kecuali langit yang
terpantul di matamu

catatan mimpi tentang panggilan burung hantu masa lalu

.:sebuah catatan mimpi yang masuk akal pada waktunya:.

aku dan kamu jalan-jalan sore naik motor/
kita berhenti di sebuah gang cukup besar/
berisi sederetan toko mainan anak-anak/
di kanan-kiri doraemon, kerokeroppi, dan boneka berbulu lembut warna-warni seperti gulali/

aku langsung lari menghambur ke dalam sebuah toko/
harum masa lalu dan kanak-kanak menyeruak/
perasaan-perasaan usang dan hangat adu balap lompat keluar/

tiba-tiba kamu sudah tak ada di sekelilingku/
dan aku nyaris sesak napas ketakutan/
ngeri tertimbun semua barang-barang lucu itu/

sambil berlari menuju pintu keluar/
sederetan boneka burung hantu berbulu rajut gimbal berukuran raksasa/
mendelik ke arahku kompak/

mungkin jika aku terlambat keluar dari toko itu/
mereka akan mematukku rame-rame/
supaya aku terjaga dari tidur panjangku//

dream log 22/03/13

kopi seduhan dan teman gunjingan

satu – dua – tiga – empat

lima – enam – tujuh – delapan
sembilan – sepuluh – sebelas – dua belas
tiga belas

tiga belas burung gereja hinggap sore itu
di kabel listrik
atau kabel telepon?
hanya tuhan dan supir bajaj yang tahu

 

kopi seduhan dan teman gunjingan
adalah sahabat setia.
selalu
untuk selamanya

sore itu, bibir merahmu merekah seraya berkata,
“gudang ini akan dipenuhi oleh matahari-matahari yang tak tahu arahnya sendiri”

aku langsung berdoa,
“tuhan kirimkanlah aku, kekasih yang baik hati”
ah. mana ada kekasih baik hati di musim gaoul gini keleuus.

aku kembali berdoa,
“tuhan kirimkanlah aku, mobil super kencang, jadi kita bisa terbang”

“dan selembar tiket,
ke mana, terserah aku”

“duaaaarrr!”
meja sebelah meledak, menekankan klimaks cerita

“duaaarrrrrrr!”
ledakan di kejauhan membahana

 

satu – dua – tiga – empat
lima – enam – tujuh – delapan
sembilan – sepuluh

sepuluh burung gereja hinggap sore itu

dua telah terbang pergi tinggi,
naik mobil super kencang

seekor burung gereja terkapar mati
bunuh diri
mendengar gunjingan sore ini

1750 11152013

http://gedongproject.wordpress.com/

with you and the ice cream

waktu pernah berhenti di sana bersamamu dan percakapan-percakapan es krim
aku selalu ingin memasukkan udara dalam kotak dan menyimpannya di bawah ranjang
selamanya
namun mangkuknya hanya delapan dan waktu tiba-tiba berlari

aku mendekap hati-hati bulu-bulu babi di dada
tapi mereka terguncang dan pecah berserakan dalam perjalanan
serpihannya menetap di sana

aku ingin menggantung selamanya
pada lengan kemejamu dalam kesunyian
pelukan-pelukan canggung
tangan kananku yang mengusap punggungmu
tembok menjulang

suatu saat nanti aku akan mengenang
matamu yang tersenyum lembut di balik kue yang meleleh
mentega meadow lea yang mendidih pada panci teflon
menetes
di atas punggung kaki
pesta ulang tahun yang abadi di dalam lensa cembung
warna-warni confetti
dirimu dengan sweater kebesaran ayah
memandangiku tertidur dari sudut ruangan
meminta ijin untuk menampung orang lain dalam perahu
enam bilah pedang menancap di dasarnya

aku akhirnya pulang
tapi di rumah tak ada siapa-siapa

catatan mimpi tentang bayi dan sepasang sepatu

sore itu aku menggendong bayi mungil/
ia tertidur di pelukanku saat mendengar bisikan dongeng tentang laut dan ikan warnawarni/
yang tertulis di tembok besar sebuah toko sepatu/
aku dan kamu di tempat terpisah melakukan hal yang sama/
mencari pasangan sepatu/
aku sebelah kiri/
kamu sebelah kanan//

dream log 09/11/13