Dan Ketika Itu

Dan ketika awalmula telah tenggelam tanpa sisa

Tanpa ada yang diingat satu dua pun

Rongga otakku masih menjadi persemayaman memori yang tak bertepi

Ketika rintik hujan mampir mengalir di tempurung kepala kita yang sedang merapat berdua

Berbicara tentang hal ringan yang merangkai tawa

 

Ketika diam menyelimuti tiap kebersamaan yang ada

Menunggu waktu berlari meninggalkan kita berdua yang masih dalam ketermenungan

Berharap waktu cepat bergulir

 

Dan ketika nyaman tak senyaman awalmula..

 

Aku masih sama, seperti ketika itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s