Maafku

Kawan.
Jika kau rasa angin tak lagi kencang untuk menaikkan layang-layang mu.
Jangan kau cerca aku.
Telah kusiul berulang-ulang namun angin tak jua datang.
Kawan.
Jika kau anggap parfum tak lagi wangi untuk mengharumi ruangan ini.
Jangan kau tuding aku.
Sudah ku semprot berkali kali namun wangi tak juga tiba.

Tapi, jika kau rasa layangmu tinggi di angkasa.
Jika kau anggap ruangan ini harum.
Jangan kau puji aku.
Maafkan aku kawan.
Semoga angin dan wangi mampu menyampaikan maaf ku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s