Toejoel

Kamu tahu orang yang kerdil itu?

Bukan..bukan, bukan yang tubuhnya kerdil

Tapi jiwanya yang kerdil

 

Ia begitu pesimis, hingga makin terlihat kerdil

Aku iba padanya, atau takut jadi seperti dia

 

Ia hanya sesekali menatap kami-kami yang berdiri tegak

Dari sudut gelap

Karena cahaya sudah tak sadar akan keberadaan dirinya

 

Aku pikir, lebih baik ia mengerdil dan terus mengecil saja

Hingga akhirnya lenyap

 

Mungkin akan hadir ia yang baru

Dan bukan dari sudut gelap itu

 

Semoga saja.

Advertisements

Gaga(L)

Habib takut, lalu bilang..

Dia itu perempuan setan

Dia itu kafir

Dia itu pengantin Lucifer

Dia itu membawa kerusakan

 

Tapi kan bib..

I was born this way

Kata siapa?

Kata nya..

Penakut itu tak bisa berkreasi

Kata nya..

Penakut itu akan selalu mengkonservasi

Kata nya..

Penakut itu akan selalu terselimuti

Kata nya..

Penakut itu takkan pernah terilhami

 

Lihat saja..

Kata ku?

 

Kata nya sih..

Rabi’a

Mata-mata manusia telah tertidur

Kecuali matanya yang berkilau-kilau bak kristal

Ia begitu pasti karena rindu

 

Ia yang tidurnya sedikit

Dukanya yang panjang

Badannya yang kurus

 

Sungguh..

Pesta dan bahagianya ada dalam kesendirian

Mungkin memang mesti bersendiri

 

Sampai kemudian sang pecinta bersenandung..

“Bekalku sedikit, sementara aku tidak mengetahui sampai dimana diriku.

Aku juga tidak mengetahui apakah karena bekal ini aku menangis,

atau karena jauhnya jarak dengan tujuan perjalananku?”

 

Lalu, dimana ketakutanku?

 

Hari-hari Gadis

Gadis menari-nari di tepi jurang

Ia mencari Tuhan yang menari

Tak tahu kenapa ia menari

Tak tahu kenapa ia mencari

 

Gadis tangisi terbitnya matahari

Tangisi pula tenggelamnya matahari

Ia tahu ia membuang waktu

Tapi sang gadis terlalu takut menghadapi hari

 

Takut Tenggelam

Sebatas permukaan itulah aku

Kau bilang, rasakan kedalaman

Aku bilang, tidak, cukup disini

Kau bilang, rasakan kedalaman

Aku bilang, tidak, kedalaman terlalu penuh misteri

Kau menatap dalam-dalam..lalu hilang dari permukaan