ironi tanpa arti

mengingat yang dulu-dulu tentangmu
seperti menonton scene bisu irene memandangi punggung driver menggendong benicio yang sudah tertidur pulas habis jalan-jalan seharian naik mobil dalam film ‘ drive’
dengan latar lagu ‘instant crush’ daft punk feat. julian casablancas
diputar terus semalaman
manis tapi menyayat hati
aku dan kamu dalam pigura
biru dan kelabu
berselimutkan ironi
kenyataan, pilihan, dan waktu berkejaran

perasaanku padamu selalu selembut kapas
butuh waktu bertahun-tahun untuk menguntainya menjadi benang-benang emas
44 bulan terpenjara dalam sangkar plastik dan kehidupan setelahnya yang sepi dan sendiri dalam gerakan lambat adalah hukuman yang pantas
kutukarkan dengan kenangan-kenangan
percakapan es krim, stik keju kering, dan susu cokelat
duduk bersebelahan sambil senyum dalam diam dan berpandangan dalam mobil
perjalanan-perjalanan pulang yang tak terhitung
musik di udara
kita berbagi kebosanan dan ketakutan yang sama
tutup pagar kunci pintu mobil melaju
jaket dan baumu yang tertinggal
pelukan di jalan pekalongan
pesan-pesan singkat sampai di rumah
terbangun jam 3 pagi dengan lagumu masih terputar berulang-ulang tiap tahun
angan-angan masak dan berkebun ditemani anjing-anjing dan bayi lucu
suami yang sepertimu
istri yang sepertiku

karena aku hanya bisa diam saat memandangi punggungmu berlalu
padahal seharusnya aku bilang stop di situ jangan berjalan lagi kalau semua ini tak ada artinya lalu kenapa hatiku rasanya teiris-iris?

payung

aku bisa menjadi payung bungabunga untukmu
ketika hujan terlalu deras dan membasahi matamu
akan kuseka diamdiam
karena kenyataan mungkin hanya akan membebanimu lagi
aku bisa menjadi tokoh dalam buku dongeng kita selamanya
supaya percakapanpercakapan eskrim, stik keju kering, dan susu cokelat yang pernah kita punya abadi
aku bisa selalu jadi malaikatyanglucudanmenyenangkan untukmu
jika itu saja sudah cukup
aku bisa membiarkanmu pergi dan mencari ketenangan dalam hidup
karena sekarang kamu akhirnya mengerti apa artinya

dan hanya padamu
aku bisa cukup kuat
mencintai
tanpa pamrih
dan menunggu
meski mungkin kamu tak akan lagi kembali