catatan mimpi tentang panggilan burung hantu masa lalu

.:sebuah catatan mimpi yang masuk akal pada waktunya:.

aku dan kamu jalan-jalan sore naik motor/
kita berhenti di sebuah gang cukup besar/
berisi sederetan toko mainan anak-anak/
di kanan-kiri doraemon, kerokeroppi, dan boneka berbulu lembut warna-warni seperti gulali/

aku langsung lari menghambur ke dalam sebuah toko/
harum masa lalu dan kanak-kanak menyeruak/
perasaan-perasaan usang dan hangat adu balap lompat keluar/

tiba-tiba kamu sudah tak ada di sekelilingku/
dan aku nyaris sesak napas ketakutan/
ngeri tertimbun semua barang-barang lucu itu/

sambil berlari menuju pintu keluar/
sederetan boneka burung hantu berbulu rajut gimbal berukuran raksasa/
mendelik ke arahku kompak/

mungkin jika aku terlambat keluar dari toko itu/
mereka akan mematukku rame-rame/
supaya aku terjaga dari tidur panjangku//

dream log 22/03/13

salah alamat

di tengah-tengah percakapan sushi tanpa sayur dan eskrim matcha kita dulu sambil belepotan saus mayonaise aku pernah bilang,

“cinta aja ternyata nggak cukup, lagi!”

dan kamu memiringkan kepala ke kanan tanpa banyak bicara. seperti biasa.
pertanda lagi serius menyimak dan mencerna perkataan ngasal yang keluar dari mulut bocah kelaparan.

satu setengah tahun kemudian aku baru sadar, cinta saja sebenarnya sudah cukup kalau nggak salah alamat.

cukup membuatku bahagia tanpa perlu minta ini-itu.
cukup ngobrol sepanjang hari tanpa ingin apa dan siapa lagi.

karena cinta adalah tanggal kadaluwarsa di kaleng ham ma-ling yang lekas jadi pudar,
aku minta maaf pada diriku sendiri karena semua sudah terlambat.