the art of natural dy(e)ing

aku bermimpi anjingku tidur di dalam kulkas/
bersama hatiku yang kempes dan mati rasa kemana lagi aku harus berlari/
hanya lagumu yang membuatku bertahan tiap pagi/
menghitung helaian uban dari rambutnya yang gondrong nanggung/
di kota tua yang penuh sesak berselimutkan kain sulam warnawarni//

»puisi tanka updated version – versi lamanya pernah dibacain di #BunKat #TheActOfGiting 31.03.13«
»judul adalah plesetan dari billboard “the art of dyeing” yang kata-katanya menempel di kepala waktu jalan-jalan sendirian sambil terseok-seok kedinginan di insa-dong, seoul, desember 2012«

with you and the ice cream

waktu pernah berhenti di sana bersamamu dan percakapan-percakapan es krim
aku selalu ingin memasukkan udara dalam kotak dan menyimpannya di bawah ranjang
selamanya
namun mangkuknya hanya delapan dan waktu tiba-tiba berlari

aku mendekap hati-hati bulu-bulu babi di dada
tapi mereka terguncang dan pecah berserakan dalam perjalanan
serpihannya menetap di sana

aku ingin menggantung selamanya
pada lengan kemejamu dalam kesunyian
pelukan-pelukan canggung
tangan kananku yang mengusap punggungmu
tembok menjulang

suatu saat nanti aku akan mengenang
matamu yang tersenyum lembut di balik kue yang meleleh
mentega meadow lea yang mendidih pada panci teflon
menetes
di atas punggung kaki
pesta ulang tahun yang abadi di dalam lensa cembung
warna-warni confetti
dirimu dengan sweater kebesaran ayah
memandangiku tertidur dari sudut ruangan
meminta ijin untuk menampung orang lain dalam perahu
enam bilah pedang menancap di dasarnya

aku akhirnya pulang
tapi di rumah tak ada siapa-siapa

catatan mimpi tentang bayi dan sepasang sepatu

sore itu aku menggendong bayi mungil/
ia tertidur di pelukanku saat mendengar bisikan dongeng tentang laut dan ikan warnawarni/
yang tertulis di tembok besar sebuah toko sepatu/
aku dan kamu di tempat terpisah melakukan hal yang sama/
mencari pasangan sepatu/
aku sebelah kiri/
kamu sebelah kanan//

dream log 09/11/13