beberapa menit

30 menit, mungkin lebih, tak bisa mengejar apa yang menjadi misteri

tanda tanya besar tentang perasaanku dan semua orang di dunia ini

terselip metafora, sinyal, atau sebut saja pertanda

sebentar lagi datang bulan yang menenangkan tapi mematikan

(begitu kejam kau menciumku, 
sedang tangan ini baru saja hendak menggenggam tanganmu.
begitu mesra kau pergi, 
sedang aku baru saja mulai belajar mengenalmu)

menit-menit ini tidak pernah kuinginkan sejak semula

penjajah datang dan pergi, tapi kau selalu di hati

… luka ini terlalu dalam

| selalu ada kancing tersimpan, lonceng, sendok, kacamata, ikat pinggang, dan puluhan foto |

 

*lepas menonton The Grandmaster karya Wong Kar Wai
Advertisements